
Hashim Djojohadikusumo, tokoh yang dikenal dalam dunia bisnis dan politik, menyerukan keterlibatan para dokter dalam mengawasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat agar tidak terulang kembali praktik-praktik yang tidak sehat, yang ia ibaratkan sebagai ‘tumor’.
Menurut Hashim, pengawasan dari tenaga medis sangat krusial untuk memastikan program MBG berjalan sesuai tujuan, yaitu meningkatkan gizi masyarakat. Tanpa pengawasan yang baik, ia khawatir akan muncul kembali kebocoran atau penyimpangan yang merugikan.
Pernyataan ini disampaikan Hashim dalam sebuah kesempatan di Jakarta. Ia mengingatkan bahwa program MBG harus dikelola secara transparan dan akuntabel. ‘Jangan sampai ada tumor-tumor lagi yang menggerogoti program ini,’ tegasnya.
Hashim juga mengapresiasi langkah pemerintah yang telah memulai program MBG. Namun, ia menilai partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk dokter, sangat diperlukan untuk menjaga kualitas dan tepat sasaran program.
Para dokter diharapkan tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi juga sebagai pengawas independen yang melaporkan jika ada indikasi penyimpangan. Hal ini diyakini akan memperkuat sistem pengawasan yang sudah ada.
