
Seorang wanita dikejutkan dengan kondisi perutnya yang terus membesar. Awalnya ia mengira dirinya tengah mengandung janin. Namun, setelah menjalani serangkaian pemeriksaan medis, dugaan itu pupus sudah. Dokter menemukan sebuah tumor dengan bobot lebih dari 2 kilogram di dalam rongga perutnya.
Gejala yang Menyesatkan
Pasien tersebut mengeluhkan perut yang semakin membuncit dalam beberapa bulan terakhir. Ia juga merasakan beberapa gejala seperti mual dan perubahan nafsu makan. Karena mirip dengan tanda-tanda kehamilan, ia pun tak curiga ada hal lain yang lebih serius.
Proses Penemuan Tumor
Setelah dilakukan USG dan pemindaian lanjutan, tim dokter menemukan adanya massa padat berukuran besar. Massa tersebut ternyata adalah tumor yang tumbuh di indung telur (ovarium). Tumor ini kemudian berhasil diangkat melalui prosedur operasi.
- Berat tumor mencapai 2,1 kilogram.
- Prosedur operasi berlangsung selama beberapa jam.
- Pasien kini dalam masa pemulihan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa tidak semua pembesaran perut disebabkan oleh kehamilan. Pemeriksaan dini sangat penting untuk mendeteksi kondisi medis lainnya, termasuk tumor atau kista ovarium.
