
Sebuah terobosan dalam dunia medis baru-baru ini dilakukan oleh tim dokter di Vietnam. Mereka berhasil melakukan operasi pengangkatan tumor otak melalui sayatan yang sangat kecil, hanya sepanjang 3 cm di area alis pasien. Prosedur revolusioner ini memungkinkan penglihatan pasien tetap berfungsi normal pasca operasi.
Tumor otak yang diangkat adalah jenis meningioma, yang terletak di area depan otak. Dengan teknik bedah minimal invasif ini, dokter mampu mencapai lokasi tumor tanpa harus membuka tengkorak secara lebar. Sayatan kecil di alis memberikan akses yang cukup untuk mengangkat tumor secara tuntas.
Yang paling menakjubkan, pasien tidak mengalami gangguan penglihatan setelah operasi. Hal ini karena jalur saraf optik yang mengatur penglihatan berhasil dilindungi dengan baik selama prosedur berlangsung. Tim bedah menggunakan teknologi pencitraan canggih untuk memandu setiap langkah operasi dengan presisi tinggi.
Pasien yang menjalani operasi ini adalah seorang wanita berusia 45 tahun yang sebelumnya mengalami sakit kepala hebat dan gangguan penglihatan. Setelah menjalani pemeriksaan MRI, ditemukan tumor seukuran bola golf di otaknya. Berkat teknik baru ini, pasien bisa pulih lebih cepat dan kembali beraktivitas normal dalam waktu singkat.
Teknik operasi tumor otak melalui sayatan alis ini menjadi harapan baru bagi pasien dengan tumor di area frontal otak. Selain meminimalkan risiko kerusakan saraf optik, metode ini juga meninggalkan bekas luka yang hampir tidak terlihat. Dokter berharap teknik ini bisa diterapkan lebih luas di masa depan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien tumor otak.
