
Seorang perempuan berusia 46 tahun dilaporkan mengalami pingsan hingga tiga kali. Pada kejadian terakhir, ia bahkan sampai mengalami kejang. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan medis, dokter menemukan bahwa ia mengidap tumor endokrin di pankreas.
Kasus ini menjadi perhatian karena gejala yang dialami pasien sering kali disalahartikan sebagai gangguan neurologis biasa. Padahal, tumor endokrin pankreas dapat memicu produksi hormon berlebih yang menyebabkan kadar gula darah turun drastis, sehingga mengakibatkan pingsan dan kejang.
Dokter menyarankan agar masyarakat lebih waspada terhadap gejala hipoglikemia berulang yang tidak jelas penyebabnya, terutama jika disertai kejang atau penurunan kesadaran. Deteksi dini dan penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.
